SAMSUMBA.com - Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sumba Timur kembali menyelenggarkan Safari Ramadhan 1446 H / 2025 M. Kali ini, Sabtu (15/3/2025), Masjid Al-Muhajirin Pakamburung Kelurahan Kamalaputi dan Pengadilan Agama (PA) Waingapu melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Al-Muhajirin Tanaraing Kecamatan Rindi Kabupaten Sumba Timur. Jarak antara Waingapu ke Tanaraing lebih dari 90 kilometer.
Rombongan
berangkat dari Waingapu sekitar pukul 14.30 WITA dan transit di Masjid Kayuri untuk
melaksanakan shalat Ashar. Sekitar pukul 16.30 WITA, rombongan tiba di Masjid Al-Muhajirin
Tanaraing dan disambut dengan hangat oleh pengurus takmir dan jamaah setempat.
Tak lama
setelah itu digelar pertemuan dan silaturrahmi antara rombongan dari Waingapu
dan jamaah Masjid Al-Muhajirin Tanaraing. Kaum laki-laki duduk di serambi
masjid, sedangkan kaum perempuan duduk di bawah tenda di halaman masjid.
Ketua Pengurus
Takmir Masjid Al-Muhajirin Tanaraing, Mahmud Idris dalam kesempatan itu menyampaikan
selamat datang kepada rombongan dari Waingapu dan mengucapkan terima kasih
telah membawa oleh-oleh yang cukup banyak.
Dijelaskan
pula kondisi Masjid Al-Muhajirin Tanaraing yang belum sempurna atau masih ada fasilitas
masjid yang perlu dibenahi. Adapun jumlah jamaahnya terdiri dari 258 jiwa.
Ketua
Pengurus Takmir Masjid Al-Muhajirin Pakamburung yang juga ketua rombongan, Agus
Sugiarto juga menyampaikan terima kasih atas penyambutan yang hangat dari tuan
rumah.
“Rombongan
kami ini terdiri dari jamaah Masjid Al-Muhajirin Pakamburung dan keluarga besar Pengadilan
Agama Waingapu. Kami datang dengan membawa sedikit bantuan berupa 83 paket sembako,
11 amplop berisi uang untuk anak yatim, 3 karung berisi pakaian layak pakai dan uang pemberdayaan masjid,” ujarnya.
Ditambahkan
Ketua Pengurus Takmir Masjid Al-Muhajirin Pakamburung, pihaknya siap untuk membantu
fasilitas masjid yang perlu pembenahan. Sekembalinya dari Tanaraing akan
dibicarakan dengan jajaran pengurus takmir.
Ketua
PA Waingapu, H. Fahrurrozi Zawawi kemudian menyampaikan tausiyah
seputar kandungan Al-Quran.
Diterangkannya,
bahwa bulan suci Ramadhan disebut juga bulan Al-Quran karena pada bulan suci
Ramadhan diturunkan Al-Quran. Kemudian dikutipkan Surat Al-Baqarah Ayat 185
yang artinya, “Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran
sebagai petunjuk bagi manusia”.
Sore itu, Ketua PA Waingapu membahas kandungan Al-Quran. Menurutnya, kandungan Al-Quran itu banyak. Namun, yang pokok adalah aqidah, ibadah, hukum dan akhlaq.
Seusai tausiyah dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis. Hanya beberapa orang saja yang menerima bantuan sebagai perwakilan.
Imam Masjid Al-Muhajirin Tanaraing kemudian memimpin dzikir dan doa. Tepat pukul 18.14 WITA, masuk waktu buka puasa. Rombongan dari Waingapu dan jamaah Masjid Al-Muhajirin Tanaraing menikmati hidangan takjil.
Setelah
shalat Maghrib berjamaah, dilanjutkan dengan makan makanan utama buka puasa.
Ada gulai kambing, kepiting, kerang, urap rumput laut dan ikan dalam dua olahan
(digoreng dan dikuah).
Begitu masuk waktu shalat Isya, dilaksanakan shalat Isya dan shalat Tarawih sebanyak 11 rakaat ditambah witir 3 rakaat.
Selain
di Masjid Al-Muhajirin Tanaraing, secara serentak Safari Ramadhan juga
dilaksanakan di 11 masjid, yaitu di Rambangaru, Lewa, Kawangu, Watumbaka, Pau,
Melolo, Kayuri, Tapil, Kamalawatar, Kaliuda dan Benda.
Kegiatan
yang dikoordinasi oleh PHBI Kabupaten Sumba
Timur itu melibatkan jamaah masjid, jamaah majelis taklim, remaja masjid serta
karyawan instansi pemerintah/swasta, TNI, Polri, BUMN/BUMD yang beragama Islam.
Para
peserta Safari Ramadhan diharapkan membawa bantuan seperti uang tunai dan
material untuk kebutuhan masjid, kebutuhan pangan (sembako), pakaian layak
pakai untuk jamaah/masyarakat. (yad)