Sumba Timur - Senin sore (17/3/2025),
Kepala Pimpinan Cabang (Pinca) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Waingapu, Jatnika
Kurniawan menyampaikan materi pada hari ketiga Pesantren Ramadhan 1446 Hijriyah.
Orang nomor satu di BRI Cabang Waingapu itu mengupas literasi keuangan dan
wirausaha bagi remaja.
Dijelaskannya, literasi
keuangan ialah segala hal tentang pengeluaran, pemasukan dan tabungan, termasuk
di dalamnya perencanaan keuangan.
Kepada para remaja yang memenuhi
Masjid Agung Al-Jihad Waingapu diberikan motivasi untuk berwirausaha.
“Wirausaha itu menyenangkan. Dengan wirausaha kita bisa membantu banyak orang.
Penghasilan seorang pengusaha itu lebih besar dari gaji pegawai. Pengusaha juga
bisa mendapatkan pendapatan sesuai yang diinginkan dan mereka dapat menentukan
waktu kerja mereka sendiri,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kepala Pinca BRI Waingapu memberikan ide wirausaha di hadapan ratusan remaja setingkat pelajar SMP dan SMA se-Kota Waingapu itu. Misalnya dengan menjadi guru tutorial, menjadi konten kreator, menjadi vlogger membaca Al-Quran dan terjemahannya, menjadi vlogger yang mengeksplore makanan dan lain sebagainya.
Di samping ide berwirausaha, diterangkan
pula jenis-jenis usaha tanpa modal. Syaratnya harus punya kemauan dan harus
bisa amanah atau menjaga kepercayaan.
Selain keunggulan
berwirausaha, diuraikan juga penyebab kegagalan para pemula dalam berwirausaha,
yaitu tidak pernah mencatat laporan keuangan. “Catatan itu penting untuk bisa
menganalisis perkembangan usaha,” tegasnya.
Kepala Pinca BRI Waingapu juga
berpesan kepada para remaja, jangan takut gagal. Manusia diciptakan bukan untuk
sukses, tapi untuk bermanfaat bagi orang lain.
Setelah pemaparan materi, moderator
mempersilakan para peserta untuk mengajukan pertanyaan. Sekitar 10 peserta terpilih
untuk bertanya di antara peserta lain yang juga ingin bertanya.
Secara umum pertanyaan-pertanyaan
yang diajukan seputar bagaimana membuat anggaran yang efektif, apa saja keterampilan
dan karakter yang diperlukan dalam berwirausaha, bagaimana mencari relasi untuk
mengembangkan usaha, apa yang harus dilakukan saat terjadi krisis keuangan pada
usaha yang sedang dijalankan, apa saja strategi dalam mengembangkan usaha dan bagaimana
cara agar usaha memiliki karakter yang berbeda dengan bisnis lain di bidang
yang sama.
“Bisnis yang sukses dan
menyenangkan bisa dimulai dari sebuah hobi. Selain itu, belajar langsung dari
pengusaha lain yang telah sukses di bidang yang sedang kita jalani. Jangan ragu
untuk bertanya dan belajar kepada mereka, dan yang terpenting kita harus punya
kemauan yang kuat menjalani usaha tersebut,” jawabnya atas pertanyaan tentang
keterampilan dan karakter yang diperlukan dalam wirausaha.
Di akhir pertemuan, Kepala
Pinca BRI Waingapu memberikan bingkisan kepada 5 peserta yang mampu menjawab
pertanyaan yang diajukannya. Selain itu, kepada 10 peserta yang bertanya diberikan
masing-masing uang tunai seratus ribu rupiah. Kontan saja, wajah mereka tampak
berseri-seri. (au)