Bazar Ramadhan di Waingapu Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

SAMSUMBA.com - Kedatangan bulan suci Ramadhan membawa keberkahan bagi para pedagang di manapun berada, tidak terkecuali di Waingapu Sumba Timur. Di banyak tempat didirikan Bazar Ramadhan yang menyediakan segala macam kebutuhan berbuka puasa. Antara lain di samping Masjid Agung Al-Jihad, di Taman Sandalwood dan di pinggir-pinggir jalan. Bazar Ramadhan itu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Pantuan Samsumba.com di hari pertama Ramadhan, Sabtu (1/3/2025), jalanan di dekat Masjid Agung Al-Jihad sehabis shalat Ashar cukup padat. Aparat kepolisian tampak sibuk mengatur lalu lintas.

Masyarakat berbondong-bondong datang berburu aneka menu buka puasa. Banyak pilihan makanan dan minuman. Mulai dari kudapan asin seperti aneka gorengan, arem-arem, lemper, cilok dan lainnya. Ada kudapan manis seperti klepon, dadar gulung, bolu, lupis dan masih banyak lagi. Ada ikan bakar, ayam bakar, gorengan, pentol, pecel, urap, plecing, pepes, nasi bakar, sosis bakar dan sebagainya. Ada sayur mayur dan lauk pauk siap santap. Ditambah lagi aneka minuman seperti thai tea, es doger, es kelapa, jus buah dan masih banyak lagi.

Ita Yuni, warga Radamata datang bersama suami dan anaknya. Ia tidak pernah absen mengunjungi Bazar Ramadhan setiap tahun. Menurutnya, makanan dan minuman yang tersedia sangat lengkap dan harganya cukup terjangkau.

“Untuk keluarga yang tidak mau repot memasak atau tidak sempat masak, bisa datang ke Bazar Ramadhan. Di sini banyak pilihan. Semua menu ada dan harganya tidak mahal,” katanya.

Ditambahkan Ita, Bazar Ramadhan perlu didukung oleh berbagai elemen masyarakat, lebih-lebih dari Pemerintah. Karena kegiatan tersebut menjadi momen untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Semoga Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, para Wakil Rakyat, para Pimpinan Daerah dan para Pejabat secara umum, berkenan datang untuk belanja ke Bazar Ramadhan,” harapnya.

Selain di samping Masjid Agung Al-Jihad, Bazar Ramadhan juga ada di Taman Sandalwood. Para pedagang yang tidak kebagian tempat di area tersebut, membuka dagangan di pinggir-pinggir jalan.

Walaupun buka puasa berkaitan dengan ibadah puasa bagi warga Muslim namun ternyata yang datang berbelanja tidak hanya mereka yang beragama Islam saja. Begitupun yang berjualan, ada juga yang Non Muslim. Hal ini menunjukkan bahwa Bazar Ramadhan yang berlangsung selama bulan Ramadhan memberikan kontribusi yang signifikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat secara keseluruhan. (yad)

“Aku tidak bermaksud kecuali melakukan perbaikan yang membawa kebaikan bagi semua orang sesuai kesanggupan dan kemampuanku. Dan yang memberi pertolongan untuk mencapai tujuan itu hanyalah Allah” (Al-Quran, Surat Hud Ayat 88)